Minggu, 11 Desember 2011

Prediksi Suku Maya Bukan Kiamat, Tapi Era Baru


Sebuah prasasti ditemukan di Kuil Maya Tortuguero yang membuat prediksi dari sebuah prasasti yang menyebutkan bahwa pada tahun 2012 dunia akan kiamat, dengan beberapa teori konspirasi akhir dari dunia yang ditelan sebuah lubang hitam, matahari, atau asteroid.

Namun seorang pakar Jerman, Sven Gronemeyer, mengatakan bahwa semuanya hanya bisa menjadi salah membaca sebuah prasasti. Karena menurutnya, arti peninggalan suku Maya itu bisa jadi bukan kiamat, melainkan justru sebuah era baru, dunia yang baru.

"Dari beberapa kalimat yang sepenuhnya tidak terbaca, arsitektur suku Maya mempunyai referensi ke tahun 2012 menunjukkan transisi ke era baru dalam kalender Maya, dan bukan akhir dari dunia," urainya, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (2/12/2011).

Penafsiran hieroglif oleh Sven Gronemeyer dari La Trobe University di Australia dipresentasikan untuk pertama kalinya di situs arkeologi Palenque di Meksiko selatan.

Komentarnya itu muncul kurang dari seminggu setelah Meksiko institut arkeologi mengakui ada referensi kedua untuk tanggal 2012 dalam prasasti Maya. Gronemeyer telah mempelajari lempengan batu yang ditemukan tahun lalu di situs arkeologi Tortuguero di pantai Teluk Meksiko.

Dia mengatakan prasasti itu menggambarkan kembalinya misterius Bolon Yokte yang merupakan gambaran dewa perang akan turun ke Bumi pada akhir periode 400 tahun 13, yang dikenal sebagai baktuns,yang setara 21 Desember 2012.

Teks ini diukir sekitar 1.300 tahun yang lalu. Batu telah retak, yang telah membuat akhir dari bagian yang hampir tidak terbaca. Gronemeyer mengatakan prasasti mengacu pada akhir siklus 5.125 tahun sejak awal kalender Hitungan Panjang Maya di 3113 SM.

Diceritakan menurut prasati itu, Bahlaw Ajaw, salah satu penguasa dewa ingin merencanakan perjalanan untuk turun ke Bumi.

"Sudah jelas mereka harus menyiapkan lahan bagi kembalinya para dewa dan untuk Bahlam Ajaw menjadi tuan rumah inisiasi ini," katanya.

Yokte Bolon, dewa penciptaan dan perang, adalah untuk menang hari itu di sebuah tempat suci Tortuguero.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar